Seringkali kita mengikuti seminar, workshop atau pelatihan namun hasil yang kita dapatkan tidak maksimal meskipun materinya sangat bermanfaat dan menarik. Bahkan tak jarang kita menyaksikan peserta seminar, workshop atau pelatihan terkantuk-kantuk. Sangat disayangkan jika kita kehilangan ilmu "hanya" karena mengantuk. Pada umumnya hal tersebut bukan salah dari peserta akan tetapi pemateri yang kurang bisa menguasai keadaan.
Sebagai seorang pembicara memang membutuhkan skill khusus dan perlu banyak belajar. Banyak hal semestinya dikuasai, namun pada tulisan ini tiak membahas seluk-beluk menjadi seorang pembicara yang hebat, saya akan berbagai teknik mencairkan suasana, baik dalam ruangan atau diluar ruangan, yang biasa disebut dengan Ice Breaking.

Brain Gym, ice breaking bermanfaat.
Ice breaking adalah salahsatu elemen penting dalam sebuah forum (formal, informal atau non formal). Suasana yang kaku menjadi penyebab utama buyarnya konsentrasi peserta sebuah forum (namun jangan membayangkan forum sidang paripurna atau sidang perceraian lho ya...hehehe) akibat menurunnya perhatian dan semangat peserta. Ice breaking tidak hanya berupa sebuah permainan atau gerakan-gerakan, namun juga bisa berupa joke-joke yang menyegarkan suasana (saya pernah melihat seorang pimpinan sidang yang melemparkan candaan yang sontak meramaikan suasana termasuk peserta sidang yang sedang terkantuk-kantuk....).
Berikut ini beberpa Ice breaking yang cukup mudah dalam penerapannya.
Puisi Berantai
Pendahuluan dan Persiapan
Games ini dapat dimainkan di kelas maupun di luar ruang. Fungsi utamanya lebih sebagai Icebreaking ataupun acara sela dalam sebuah meeting. Diperlukan whiteboard atau flipchart dengan spidol yang cukup.
Instruksi dan petunjuk permainan
Caranya, bagi peserta dalam 2 kelompok dan mulailah dengan memberikan instruksi sbb:
Target
Pemenangnya adalah kelompok yang bisa membuat puisi lebih cepat dan juga indah, termasuk juga dalam penyampaiannya.
Variasi
Tools:
Beberapa Contoh Ice Breaking:
1. Ice Breaker Perkenalan.
– The Little Known Fact -> Menanyai Peserta tentang nama, alamat dll.
– True or False -> Seorang peserta diminta memperkenalkan diri. kemudian fasilitator membuat sebuah pernyataan berkaitan dengan orang tersebut. kemudian fasilitator meminta kepada peserta untuk menebak, apakah pernyataan tadi benar atau salah?
– Interviews -> Semua peserta di pecah menjadi beberapa group, dan masing – masing menginterview temannya. kemudian peserta di satukan kembali dan masing – masing di minta menceritakan hasil interview mereka.
– Problem Solver -> Kondisikan Peserta menjadi kelompok – kelompok kecil. kemudian beri kelompok itu suatu soal untuk mengerjakan dalam waktu yang singkat.
2. Ice Breaker Team Building
– Ball Challenge
Permainan Ini dibuat mudah untuk fokus pada tujuan bersama dan mendorong pada tiap peserta untuk menyatu dengan peserta yang lain. Cara permainan: Group di buat barisan melingkar, kemudian fasilitator memegang bola. kemudian fasilitator melempar bola itu ke peserta dan peserta melanjutkan dengan melempar bola itu ke peserta yang lain. Sebelumnya peserta yang melempar bola itu harus menyebutkan nama peserta yang akan di lempar. begitu seterusnya. bisa dimodifikasi dengan mempercepat lemparan atau aliran bola dan juga dengan menambah jumlah bola sehingga tidak hanya 1.
Tiup Balon
Anda Pernah meniup ballon? Saya yakin jawabannya adalah ya.
Anda pernah meniup balon sampai pecah? Kalau menjawab pertanyaan ini jawabannya bisa beragam
Nah, game outbound berikut ini hanyalah permainan sederhana. Yaitu meniup balon sampai pecah.
Sangat cocok digunakan untuk ice breaking atau pemecah kebekuan. Sebagai awalan dalam melakukan kegiatan outbound dan juga berfungsi untuk pemanasan.
Alat yang dibutuhkan : Balon sejumlah peserta pelatihan outbound
Cara melakukan permainan :
Peserta diberikan balon, masing-masing satu buah.
Kemudian peserta diminta meniup balon tersebut sampai pecah..
Nah. Kira-kira bagaimana menurut anda reaksi peserta? Pasti akan bermacam-macam reaksinya
Sambil meniup balon, instruktur outbound memberi motivasi : bahwa kita harus bisa berubah… bahwa tidak ada perubahan yang tidak memerlukan pengorbanan.. dan seterusnya.
Mutiara Dalam Kerang
Games ini termasuk dalam kategori fun games. Sangat cocok sebagai ice breaking (game untuk memecah kebekuan peserta outbound). Fun dan penuh dengan keceriaan.
Cara permainan :
Tujuan permainan :
Water Estafet
Tujuan permainan :
Peralatan yang dibutuhkan :
Cara permainan
Get Our Dream
Tujuan Permainan :
Alat :
Cara permainan :
Find Your Family
Games outbound ini termasuk kategori fun game. Sangat cocok untuk dipakai ice breaking dan untuk mencari kelompok secara acak.
Tujuan permainannya adalah :
- Melatih konsentrasi
- Melatih kekompakan
- Melatih kesabaran
- Melatih indra pendengar
- Melatih daya ingat
Alat yang digunakan :
- Penutup mata (slayer atau yang lainnya)
- Tali rafiah untuk pembatas
Cara permainan games
Game - Ice Breaking Sederhana
Salah satu teknik untuk membuat kajian, tarbiyyah, pelatihan, dsb. menjadi hidup dan efektif adalah mentor atau murabbi menggunakan game atau ice breaking dalam proses penyampaian ide, gagasan dan ilmu. Selain menyenangkan mentee, game atau ice breaking yang digunakan akan membantu mentee lebih intensif memahami sehingga ada atsar atau bekas yang kuat di memori para mentee.
Berikut ini saya berikan game – ice breaking sedehana yang bisa anda jadikan alat proses pembelajaran, tarbiyah, ta’lim, atau pelatihan.
003-TAKBIR
1. Mentee dikondisikan membuat lingkaran besar.
2. Game-nya adalah mentee berhitung dari bilangan 1 sampai tidak terbatas
3. Setiap kelipatan bilangan 3 diganti dengan kalimat takbir (Allahu Akbar)
4. Orang pertama yang memulai hitungan ditunjuk oleh mentor
5. Mentee tidak menyebutkan takbir pada kelipatan 3 gugur.
6. Sisanya mulai berhitung lagi dari awal
HARIMAU V.S. HARIMAN
1. Mentee dikondisikan membuat lingkaran besar
2. Jari-jari tangan kanan seluruh mentee membuat isyarat dengan telunjuk sedangkan keempat juari lainnya mengepal
3. Jari-jari tangan kiri dibuat membuaka seperti meminta sesuatu.
4. Kedua tangan disimpan ke samping
5. Telunjuk mentee diletakkan pada tangan kiri mentee lain yang tadi terbuka seperti sedang meminta
6. Setiap mendengar kata “harimau” mentee harus menangkap telunjuk mentee lain tetapi telunjuknya sendiri tidak boleh ditangkap mentee lain.
7. Bacakan cerita ini oleh mentor dengan perlahan-lahan dengan suara yang cukup keras:
Hari minggu, Hariman pergi ke hutan. Harimau adalah sasaran yang hendak ditangkap Hariman. Tiba di hutan, Hariman bersama Harimin melihat anak Harimau. Dan… Hariman pun segera memburu Harimau. Tetapi… Harimin tidak membawa senjata lengkap. Pada akhirnya, Harimau pun kabur. Hariman kecewa karena Harimin lupa dengan senjatanya. Merka pun pulang tanpa Harimau yang diinginkannya.
ONE-TWO-THREE-FOUR
1. Mentee di ruangan pelatihan tidak ada posisi khusus
2. Mentee hanya disuruh untuk melakukan sesuatu setelah mentor menyebutkan angka 1, 2, 3 atau 4
3. 1 = tepuk tangan 1 kali
4. 2 = menyilangkan atau menyimpan tangan kanan di bahu kiri dan tangan kiri di bahu kanan
5. 3 = menyimpan tangan kanan di bahu kanan dan tangan kiri di bahu kiri
6. 4 = menepuk meja atau apa saja yang ada di hadapan mentee
7. Tugas mentor adalah untuk pertama-tama menyebutkan angka dengan mempraktikkan gerakan yang sesuai dengan kode angka. Setelah mentee menguasai, sebutkan angka tapi gerakannya berlawanan dengan kode angka yang disebutkan.
MENYAMAKAN VOKAL SYAIR LAGU
1. Tetapkan sebuah lagu yang akan dinyanyikan, misalnya lagu “Balonku” atau “Pelangi”
2. Mentee menyanyikan lagu setelah diinstruksikan tetapi dengan merubah semua huruf vocal dengan vocal “o” misalnya atau vocal yang lainnya.
3. Coba juga merubah seluruh huruf vocal dengan “au”, “ai”, “ei”, dll. Silahkan mentor mengimprovisasi.
MEMOTONG KEPALA
1. Mentor menyuruh melakukan sesuatu yang diinstruksikan tetapi tidak nyata.
2. Instruksinya sebagai berikut:
a. Pegang kepala anda dengan tangan kiri
b. Ambil pisau di depan ada
c. Lalu, potonglah leher anda dengan pisau tersebut sampai kepala anda terputus dari
d. Kemudian simpan pisau di depan anda
e. Kemudian pegang kepala anda dengan keuda tangan anda
f. Angkat kepala anda dan simpan di depan anda
g. Ambil lah pisau yang tadi berlumuran darah dan jilati sampai darahnya bersih
3. Setelah mentee menjilati pisau, perhatikan oleh mentor adakah mentee yang menjilat pisau dengan lidahnya pada posisi kepala tegak di atas badan? Kalau ada,m mentee tersebut tidak konsentrasi karena seharusnya menjilatkan pisau pada kepala yang ada di depan mentee karena kepalanya sudah putus dan disimpan di depan mentee.
4. Beri applause untuk semua mentee atas partisipasinya.
Game – ice breaking sederhana tersebut saya dapatkan dari pengalaman mengikuti pelatihan dan referensi-referensi lain. Semoga bermanfaat..
Menggambar bersama-sama.
Siapin kertas, dan pensil ... lalu kita sepakat misalnya menggambar burung hantu. Ntar satu orang menggores garis (lingkarang, segitiga, bujur sangkar dsb boleh, asal 1 garis dan ga terputus)dan yg lain melanjutkannya sampai jadi burung hantu tsb.
tujuan: mengenal peserta & menambah keakraban.
ada beberapa contoh icebreakernya:
- pake M & M warna - warni (merah/M, kuning/K, hijau/G, dll)
taruh M & M dlm wadah terus dirolling ke masing2 peserta.masing2 disuruh ambil seberapa bnyk yg mrka suka & terserah warna apa.
stlh itu baru dikasih petunjuk spt : yg punya warna merah/M harus menceritakan hal-hal yg disukainya, dll.
jadi tiap wrna ada prtanyaannya & ini hitungannya setiap butir M & M.jadi kalo ada yg maruk ... kena deh..... qe3x....
- pake tusuk gi2
hampir sama kyk di atas tapi pertanyaannya cuman 1.kalo dulu pertanyaan yg gw pake: ceritakan hal2 yg tidak diketahui peserta2 di sini ttg kamu utk setiap tusuk gi2 yg kamu ambil.... qe3x.....
tujuan: menambah keakraban/mancairkan suasana
icebreaker ini lebh baik dipake pada jmlh peserta 4-6 org/group.
jumlah group sebaiknya >2.
cara permainan: bagi peserta ke dlm group2 tsb (note: sebaiknya peserta2 yg dtng bareng2 or saling kenal baik dipisah groupnya).
beri instruksi2 tertentu & group2 harus segera menyusun barisan sesuai instruksi.oia jgn lupa: kasih batas waktu (bisa dihitung langsung) sktr 5 hitungan aja dah cukup.
group menanggapi instruksi dgn bener & juga paling cepatlah yg menang..
cnth instruksi:
- susun barisan berdasarkan urutan umur yg paling tua... (siapa yg mo ngaku?)
- susun barisan berdasarkan baju yg paling rapi
- susun barisan berdasarkan hidung yg paling mancung
- susun barisan berdasarkan yg paling manis.. (pada berebut kali yee... hi3x....)
Ice Breaking favorit saya adalah BRAINGYM, menggunakan tayangan video dan alunan musik. Namun akan saya ulas di artikel selanjutnya. ;)
Last Updated (Wednesday, 20 March 2013 09:19)
© 2013
All Rights Reserved.